MELAYAKAN DIRI MENJADI PENULIS

Penulis : Gunawan


KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA  PBPGRI


Gelombang ke-28 Pertemuan 3


Resume ke    : 3


Gelombang   : 28


Tanggal          : 13 Januari 2023


Tema              : Gali Potensi Ukir Prestasi


Narasumber  : Aam Nurhasanah, S.Pd


Moderator      : Arofiah Afifi, S.Pd


Sumber : KBMN gel. 28 pertemuan 3


Assalamualaikum wr.wb. 

Salam sejahtera untuk kita semua

Semangat... semangat... semangat...!!!

Satu kata yang wajib tidak boleh pudar didada "semangat" sehingga saya bisa bersua kembali didalam wadah KBMN PBPGRI yang luar biasa ini. Tepatnya Jum'at 13 Januari 2023 yang dimulai pukul 19.00-21.00 WIB dengan di moderatori oleh ibu Arofiah Afifi, S.Pd dan sebagai narasumber yaitu Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd. Tema yang diusung kali ini adalah Gali Potensi Ukir Prestasi. Seperti biasa kelas oleh moderator dibagi menjadi dua sesi yaitu sesi materi dan tanya jawab.

Bionarasi Narasumber

Pertemuan kali ini dibuka perkenalan dari moderator ibu ovi sapaannya yang merupakan alumni KBMN gelombang 24 lalu dilanjutkan memperkenalkan narasumber ibu Aam Nurhasanah, S.Pd dengan potensinya  sebagai seorang penulis handal, beliau telah berhasil menjadi penulis penerbit mayor, dalam tantangan menulis 1 minggu bersama Prof Richardus Eko Indrajit alias Prof Ekoji, Buku bu Aam bisa didapatkan di Gramedia. Selain itu bu Aam banyak mengantongi gelar juara 1 dalam tantangan-tantangan menulis, salah satunya tantangan menulis PGRI dan YPTD. Prestasi berderet lainnya seperti menjadi narasumber diberbagai acara, serta menjadi editor. 

Berikut ini profil lengkap dari narasumber :

Sumber : KBMN gel. 28 pertemuan 3

Aam Nurhasanah, S.Pd. Lahir di Cipanas, tanggal 12 Agustus 1988. Menempuh masa pendidikan mulai dari  SD  Negeri Bintangresmi 02, SMP Negeri 1 Cipanas, SMA Negeri 1 Cipanas, Kuliah S1 di STKIP SETIA BUDHI Rangkasbitung, Prodi DIKSATRASIADA dan lulus tahun 2012. Saat ini, mengabdi sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri Satu Atap 4 Cipanas, Kab. Lebak, Provinsi Banten.

Penulis memulai karir sebagai blogger penulis pemula, melangkah menjadi moderator, narasumber, kurator, sekarang sedang belajar menjadi editor dari naskah peserta kelas belajar menulis Omjay dan naskah teman-teman guru lainnya.

Dengan keuletan dan komitmen menulis setiap hari, penulis pernah meraih Juara 1 Lomba Blog PGRI dan Juara 10 besar HUT AISEI kategori artikel favorit.

Bu Aam mengatakan bagaimana menggali potensi untuk mengukir prestasi. Jawabannya sederhana kita bisa mulai dengan apa yang kita sukai.  Setiap manusia diberikan kesempatan yang sama untuk menggali segala potensi yang dimiliki untuk meraih prestasi. Sebagai contoh, saya suka menulis maka saya menekuni dunia tulis. Saya menulis dari apa yang saya sukai, apa yang kita alami, atau apa yang kita kuasai. Kita bisa menulis puisi, pantun, cerpen, novel, atau kisah inspiratif yang bisa menginspirasi negeri.

Namun, untuk penulis pemula banyak sekali kendala untuk memulai tulisan karena takut tulisan jelek, takut dibuli, tidak percaya diri, takut tulisan tidak sempurna, dan keraguan dalam mempublikasi tulisan sehingga tulisannya hanya disimpan di dalam draf dan membiarkan ide itu menguap hingga berlalu begitu saja. Saya juga merasakan hal itu saat pertama kali bergabung di dalam kelas ini. Saya bahkan dulu bergabung di gelombang 8 dan tidak lulus. Namun, saya mencoba memupuk kembali rasa semangat dalam diri hingga memutuskan untuk mengulang kelas dan lulus di Gelombang 12.Masih ingat betul saat menjadi peserta, semangat saya berkobar saat menerima materi dari Bunda Kanjeng, hingga berbuah buku antologi dengan judul Semangat Menulis Bersama Bu Kanjeng. Bahagia rasanya, nama saya ada di urutan pertama dari 42 penulis se-Indonesia.


Sumber : KBMN gel. 28 pertemuan 3

Dimulai dari mimpi akhirnya terwujud setelah lulus KBMN gelombang 12 buku solo bu Aam terbit dan keliling Indonesia karena banyak yang memesan buku itu untuk panduan membuat buku hasil resume.

Sumber : KBMN gel. 28 pertemuan 3

Setelah lulus KBMN gelombang 12 bu Aam pun ikut bergabung dengan tim Solid Omjay dan bertugas menjadi moderator di kelas belajar menulis dan kelas belajar berbicara, merasa sayang kalau terlewatkan maka bu Aam membuat buku solo kedua berjudul Kunci Sukses Menjadi Moderator Online

Sumber : KBMN gel. 28 pertemuan 3

Untuk mengasah keterampilan menulis kita sebaiknya menulis setiap hari yang nantinya kita bisa abadikan menjadi buku selain itu kita ambil tantangan menulis yang dilakoni oleh bu Aam mengikuti tantangan satu minggu menulis bersama Prof. Eko Indrajit naskahnya berhasil masuk seleksi penerbit mayor dan muncul di Gramedia

Sumber : KBMN gel. 28 pertemuan 3

Setelah selesai KBMN gelombang 12 bu Aam ditawarkan oleh bu kanjeng sebagai kurator atau penanggung jawab buku hampir setiap angkatan KBMNN melahirkan buku antologi bersama bu Kanjeng dan bu Aam sebagai kuratornya.




Sumber : KBMN gel. 28 pertemuan 3

Setelah menjadi kurator bu Aam menerima naskah novel dari Juminah seorang murid yang bekerja menjadi TKW di Arab Saudi yang merelakan masa remajanya menjadi tulang punggung keluarga demi membiayai sekolah adik-adiknya. Novel dikirim melalui wa dan butuh proses dalam pembukuan naskah hingga menjadi novel dengan kisah cinta menarik yang siap dibaca.

Sumber : KBMN gel. 28 pertemuan 3

Awal 2022 lahirlah buku keempat yang berjudul Rajin Menulis Berbuah Manis


Dipertanyaan kedua ada yang menanyakan perihal kunci utama menulis sangat produktif yang dijawab oleh bu Aam adalah membuat niat dan motivasi diri yaitu menulis seribu buku. Selain itu kita juga memilih panutan sebagai pemompa semangat. 

Saat sebelum titik ini bu Aam pun sering mendapatkan bullyan maupun ejekan bahkan ada yang mengatakan meskipun diberi buku gak akan dibaca apalagi beli. Tapi, ketika melihat buku kita masuk penerbit mayor dan kita berprestasi, eh teman tersebut malah membeli karya kita. Jadi intinya senyumin aja jika dibuli, tetap semangat dan berprestasi.

Menurut bu Aam bagi kita pemula dalam menulis ada tips yang didapatkan dari Omjay rajin membaca akan membuatmu semakin gemuk menulis, didapatkan saat membaca buku Omjay Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Lalu luangkan waktu untuk menulis, jangan menunggu waktu luang. Sedangkan cara memunculkan ide, perhatikan apa yang kita lihat, kita dengar, kita sukai. Atau bisa buka album foto. Biasanya sebuah foto atau gambar bisa memuat seribu cerita. Cara untuk PD, tulis sebisanya. Nanti kalau sudah terbiasa pembendaharaan kata akan tambah banyak dan tulisan akan semakin bagus. Berprosess yaaaa. Jangan ingin seperti makan cabe, tapi semua butuh waktu dan keterampilan yang dilatih.

Ada salah satu ertanyaan berikutnya yang mendalam menurut saya dan kejadian juga di saya tepatnya pertanyaan ke-23 oleh bu Suhartatik asal Sidoarjo, Jawa Timur

Pertanyaan: 

Bagaimana cara menyiasati agar bisa menulis dan menciptakan buku, padahal kesibukan begitu padat. Apalagi usia sdh tidak muda lagi. Menjelang 60 tahun.

Terima kasih

Jawaban : 

Bunda Kanjeng mulai menulis saat usia senja sekita 50 tahun. Saya masih ingat perkataan Bunda Kanjeng, BETTER LATE THAN NEVER, LEBIH BAIK TELAT DARIPADA TIDAK SAMA SEKALI. Semangat terus ya Bunda Suhartatik

Pada pukul 21.29 WIB pertemuan ketiga ditutup oleh moderator dengan closing statemen oleh bu Aam 

"Bermimpi dahulu, bangun, dan kejar mimpimu. Jika gagal, terus mencoba sampai engkau bisa meraihnya"

Demikianlah kegiatan menulis KBMN gel. 28 pertemuan 3 berakhir dengan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Semoga ilmu yang ditularkan narasumber dapat diserap demgam maksimal bagi kita sebagai peserta. Sampai jumpa di pertemuan selanjutnya dalam keadaan sehat walafiat. 

Wassalamualaikum wr. wb. 

Salam satu pena...!

Komentar

  1. Keren resumenya lengkap....lanjutkan...
    Jangan lupa mampir ke Bloggersukmi1502 juga ...trmksh

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proofreading, Cek and Ricek Sebelum Cetak Tulisan !

THE BEGINNING

GR PELANTIKAN PENGURUS OSIS